zat zat kimia dalam makanan

 
macam macam zat kimia dalam jajanan kemasan dan dampaknya bagi tubuh
 

Apakah kalian pernah berfikir apa saja zat yang terkandung dalam snack kemasan? Apakah menurut kalian snack kemasan yang rasanya sangat menggoda itu apakah baik dampaknya panjang bagi tubuh? Sebagai konsumen kita harus jeli dalam memilih produk pangan, tidak hanya harga dan kualitas, tetapi juga pengaruh terhadap kesehatan dalam jangka panjang.

Mari kita mengenal lebih jauh tentang zat zat kimia dalam snack kemasan

·         MSG (monosodium glutamat)

Bahan yang satu ini pasti sudah familiar di telinga kita. MSG, atau yang biasa disebut micin ini umumnya ditambahkan bertujuan untuk menambah citra rasa makanan. Kita boleh mengonsumsi nya. Namun, tidak secara berlebihan. Tetapi jika berlebihan dapat menyebabkan chinese restaurant syndrome: (sesak nafas, pusing, sakit dada, mudah letih)

·         Pewarna makanan

Zat pewarna memang tidak terlalu berbahaya untuk tubuh. Tetapi, sekarang kesadaran hidup membuat banyak orang beralih pada pewarna alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Zat pewarna buatan digunakan untuk membuat makanan terlihat lebih lezat. Memakai pewarna makanan itu boleh. Namun akan lebih sehat jika memakai pewarna makanan alami

·         Pemanis buatan

Pemanis buatan umumnya adalah pilihan untuk penderita diabetes. Dan tidak bagus jika dikonsumsi terlalu banyak. Karena dapat menyebabkan tumor kandung kemih  dan bersifat karsinogenik (penyebab kanker). Beberapa istilah pemanis buatan adalah: sakarin, natrium siklamat, magnesium siklamat, kalsium siklamat, aspartam.

·         Lemak trans (trans fat)

Lemak trans dalam makanan membuat makanan terasa lebih enak dan meningkatkan umur simpan makanan olahan. Lemak satu ini berbahaya namun memang sulit untuk dihindari. Karena ada hampir dalam semua makanan.dari Kue, donat, cookies, Keripik kentang, keripik jagung, popcorn microwave,Margarin, mentega, biskuit kalengan. Lemak trans dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, storke, dan memperburuk diabetes tipe 2.

·         Akrilamida

Akrilamida terbentuk ketika makanan dipanaskan pada suhu tinggi, entah itu digoreng, dipanggang, atau dibakar. Penelitian menunjukkan, konsentrasi akrilamida paling tinggi pada makanan yang digoreng, terutama kentang serta makanan yang dipanggang (sereal dan roti). Meski belum teruji berbahaya pada manusia, tapi studi pada hewan menunjukkan zat kimia ini bersifat karsinogenik (memicu kanker).


nahh kita sebagai konsumen harus teliti dalam memilih jajanan. tak hanya rasa, tetapi juga efeknya pada tubuh kita. :D




l

Komentar

  1. Waah sangat bermanfaat :D saran dari saya bisa dilengkapi lagi ya! seperti contohnya. Saya lihat contoh msg, pewarna, dan pemanisnya blm ada. Semangat trs yaaa GANBATTE :>

    BalasHapus
  2. uhwawwww sangat membantuuu.. bagus and cutee

    BalasHapus
  3. bagus loh blognyaa..tetap semangat !

    BalasHapus

Posting Komentar