Perjalanan mencari Polaris: Polaris Musim Dingin

 

sumber gambar: link gambar

halo halo :>
mungkin kalian suda tau, bahwa sy suka baca buku. jadiii sekalian sj sama tugas bahasa indonesia :"v, sy ingin berbagi rekomendasi buku yang baru saya baca sekaligus ulasan tentang buku ini

lanjottt

Judul: Polaris Musim Dingin
Penulis: Alicia Lidwina
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 13 Januari 2020
Halaman: 416 hlm

Penulis, Alicia Lidwina memutuskan mengambil tema dari buku Polaris Musim Dingin yaitu di Jepang. Berkisah tentang Higashino Akari yang melakukan perjalanan dari otaru-sebuah kota kecil di ujung utara jepang, menuju kagoshima-sebuah kota di ujung selatan jepang. Di sini, penulis menggambarkan latar tempat dan suasana secara detail sehingga membuat pembaca seperti ikut merasakan sendiri apa yang dialami akari dalam cerita

"Higashino akari menerima paket berisi berlembar lembar tiket shinkansen dari seorang yang tidak dikenalnya. sebuah paket yang tak hanya berisi tiket-tiket, tapi juga 5 buah surat dari sensei - seseorang yang bertahun tahun lalu menyelamatkan Akari dari masa keterpurukanya. sosok yang mengajarinya untuk tidak pernah menyerah dalam hidup - yang menghilang secara tiba tiba dari hidup Akari 5 tahun lalu.

Merasa terusik, Akari pun memtusukan untuk menempuh perjalanan menggunakan tiket tiket kereta itu. perjalanan yang membuatnya bertemu kembali dengan Ryuji dan Misaki, 2 sahabatnya. juga Kyouhei.. seseorang dari masa lalu Akari yang tidak pernah hilang dari benaknya.

Akari bertekad menyelsaikan perjalanan itu untuk menjawab berbagai pertanyaan dalam hatinya. mengapa sensei meninggalkan mereka? dan mengapa surat surat dari beliau baru sampai sekarang?"  - (dikutip dari blurb Polaris Musim Dingin)

menggunakan alur maju mundur dan sudut pandang Akari sebagai orang pertama, pembaca akan dibawa pada kilas balik pertemuan pertama Akari, tak hanya dengan sensei, tapi juga Kyouhei - teman semasa SMA yang dikenalnya selama beberapa minggu lalu tiba tiba menjauhinya, Ryuji - bocah SMA yang berusia 5 tahun di bawah Akari yang berpenampilan seperti preman karena tidak diperhatikan oleh orang tuanya, dan juga Misaki - anak SMP yang hampir kehilangan harapan hidup karena orangtua yang menentang hobinya yaitu melukis.

selain covernya yang cantik, yang saya sukai dari novel ini karena memiliki tema yang kaya. masa lalu para tokoh tokoh seperti Akari, Kyouhei, Ryuji, dan Minami memiliki masalah yang cukup "relateable" dengan masalah anak anak muda sekarang. seperti konflik dengan orang tua, pembullyan di sekolah, dan lainya. hawa misteri dari buku ini pun terasa, seolah kita sendiri menanti ujung dari perjalanan Akari. tak hanya itu, latar latar yang digambarkan penulis membuat saya bahkan ingin mengunjungi kota kecil otaru, membanyangkan pemandangan pemandangan salju putih tempat Akari dan teman temanya tinggal. 

sayangnya, ada banyak kesalahan dalam mengetik - terutama di surat yang Akari tulis juga di bagian blurb novel, yang seharusnya diulis "Ryuji dan Misaki" tetapi justru "Ryuji dan Minami" padahal Minami merupakan nama lengkap ryuji. Agak menganggu dan dan membuat cukup kecewa, karena sudah melewati tahap proofread dan masih lolos. tetapi semoga saja kesahalan tesebut bisa diperbaiki kalau dicetak ulang.
(blurb yang saya kutip diatas sudah saya edit dan persingkat, tidak seluruh blurb novel tersebut saya masukan) 

meski demikian, buku ini juga memuat banyak sekali kutipan kutipas bagus lho. berikut beberapa kutipan yang cukup mengena untuk saya (mungkin ada sedikit spoiler, jadi jika ingin di skip silahkan di skip saja):


"jangan lupa ya, jangan pernah menyerah meski kau sudah gagal berkali kali dalam hidup ini. percayalah. hiduplah untuk satu hari lagi. berjuanglah untuk satu hari lagi. suatu saat nanti kau akan sadar bahwa.." (hlm. 71)

"Hidup ini sudah kaudapatkan. Jadi jangan kau sia siakan" (hlm. 102)

"tapi selama kalian punya harapan, selama kalian punya impian, kalian tidak akan kalah" (hlm. 241)

"tapi kau harus ingat bahwa meski akan ada waktunya orang orang yang kaucintai meninggalkan dirimu, akan tetap ada orang orang yang tinggal bersamamu" (hlm. 280)

"orang orang datang dan pergi dalam hidup ini. begitu pun dengan.." (hlm. 279)


kalau begitu sampai sini dulu :> . apkh kalian tertariq untuk membacanya?
smoga bermanfaat, sampai jumpaa


Made by: hafsha alifa
follow my instagram: @hfsh.lf

Komentar

postingan yang mungkin anda sukai